CAWAN SYAHADAH SANG IMAM Di senja dua puluh delapan Februari Tahun ini, Di bumi Persia, di bawah langit merah dan gemuruh baja, engkau gugur di Medan laga, Sayyid Ali Khamenei, engkau laksana cahaya yang tak akan padam, Walau engkau telah berpulang dalam syahadah suci, Namun suaramu masih terus bergema di altar sejarah yang berguncang. Di tengah dentuman rudal setan yang menghantam, dan gemuruh pesawat siluman kiriman Dajjal, engkau meraih secawan syahadah dari Tuhan, Tepat di meja takdir yang telah terukir dari do'a, Setelah lebih dari enam puluh tahun usia, engkau persambahkan diri di jalan agama, Maka, darah syahadah menjadi saksi setia di jalan Allah Subhanahu wata'ala. Sungguh..... Engkau kini tak lagi sekadar nama, tetapi melodi perlawanan dari kedzaliman, yang menembus demarkasi negara, dan setelah engkau pergi tinggalkan dunia, namamu tetap menjadi legenda. Dalam benak ummat Islam di penjuru dunia, Mengalir air ma...
SUARA KEADILAN DAN SETORAN PAJAK KITA Di simpang jalan antara baliho pudar dan sawah yang menguning, terdengar bisik yang menjelma menjadi gema, Stop bayar pajak. Begitu ku dengar teriak massa di media kita, Ia bukan sekadar angka yang ditolak, tetapi rasa yang telah retak, diantara kepercayaan yang pernah ditanam di tanah subur bernama harapan. Di Jawa Tengah, angin membawa kabar tentang rakyat yang letih menghitung, sementara hitungan mereka tak pernah dihitung. Mereka bertanya, ke mana larinya peluh yang ditukar rupiah ? Apakah ia menjelma jalan yang rata ?, sekolah yang kokoh ?, atau sekadar spanduk janji lima tahunan ? Pajak.... katanya adalah urat nadi negara, tanpanya tubuh ini pucat dan goyah. Namun bila nadi itu mengalir ke jantung yang lupa berdetak untuk rakyat, apakah salah bila tangan gemetar menahan setoran ? Aku lihat, Gerakan ini bukan hanya soal berhenti, ia adalah jeritan yang ingin didengar. dan jeritan pun perlu arah, sehingga tak berubah menjadi bara yang memb...