TENTANG KEBENARAN KATA-KATA (By: Ma'ruf ASH) Tak ingin aku disibukkan, untuk menimbang tentang siapa yang berbicara, hingga telinga kita tak kehilangan daya untuk menangkap kebenaran yang ada. Mengertikah kita, bahwa mutiara tak pernah bertanya tentang siapa yang menemukannya, dan cahaya pun tak memilih wajah, tentang siapa yang diteranginya. Mengertikah kita, bahwa hikmah dan kebenaran justeru sering lahir dari bibir yang tak kita inginkan, sementara kesombongan tak sedikit bersembunyi di balik jubah kesalehan. Maka dengarkanlah kata, sebelum menilai pembawanya. Pisahkan kebenaran dari wajah, seperti memisahkan emas dari lumpur yang membungkusnya. Wahai jiwa, jangan jadikan nama sebagai kiblat, jangan jadikan tokoh sebagai "Tuhan", yang dengannya membuatmu menolak cahaya, hanya karena ia datang dari tangan yang berbeda. Kebenaran tidak menjadi salah hanya karena diucapkan oleh orang yang berbeda, Dan kebatilan tidak menjadi benar hanya karena keluar dari mulut yan...
BERHALA DI BALIK DO'A Ku lihat banyak orang berdoa panjang kepada Tuhannya, tetapi yang paling sering disebut adalah dirinya sendiri, keinginannya, kepentingannya, dan kemenangan yang ingin diraihnya. Terlihat mereka bersujud begitu khusyuk, namun hawa nafsu diam-diam menjadi imamnya, Untuk membimbing doa menuju dunia, menjadikan ibadah sekedar sebagai tangga, untuk meninggikan ego semata. Di bibirnya lekat nama Tuhan, Tetapi, di dadanya takhta keinginan ditancapkan. Tasbih terus mereka putar, tetapi cinta kepada diri tak pernah benar-benar berhenti. Mereka meminta Tuhan mengubah takdir untuk mereka, namun mereka enggan membiarkan Tuhan mengubah sesuai kehendaknya. Ku luangkan waktu sejenak untuk berdiri memandang, walau hanya dari luar lingkaran, Aku coba menatap dengan diam, betapa mungkin seseorang rajin menyembah Tuhan, namun sepanjang waktu mereka tak berhenti menuhankan hawa nafsu. Barangkali kesunyian paling dalam bukan ketika doa tak dijawab, melainkan ketika ...