SUARA CUT NYAK DIEN
(Sebuah Puisi Imajiner)
Dari Tanah Sumedang di Jawa Dwipa.
Kudengar suara lirih nan panjang
Tempat Pahlawan wanita dari Rencong di istirahatkan
Dari ke-ghaiban suaranya lirih penuh makna
Anak-anakku di persada Nusantara.
Dan di Tanah Rencong yang dirundung bencana banjir penuh duka.
Aku katakan kepada kalian semua.
Dahulu aku bangkit dari sunyi sejarah,
merawat luka tanah rencong bersama doa ibu-ibu kita.
Aku katakan Aceh tak pernah miskin keberanian,
hanya sering letih oleh gemuruh darah yang berulang.
Wahai anak-anakku semua,
merdeka bukan gema peluru di malam panjang,
ia tumbuh dari adil yang ditegakkan,
dari martabat yang terus dirawat tanpa dendam.
Aku dahulu melawan dan berperang karena dirampas,
bukan untuk memecah rumah sendiri yang telah berdiri,
Jika engkau berteriak tentang harga diri,
jaga ia dengan hikmah dan kasih,
Belajar berbicara dari hati yang telah ditempa oleh kematangan jiwa dan doa,
Aceh telah kucintai sepenuh jiwa bersama Indonesia kita
Dari rencong hingga sajadah,
kupelajari bahwa keberanian sejati
adalah menjaga persaudaraan tetap utuh.
Wahai anak-anakku di Serambi Mekah,
jangan biarkan perbedaan menjadi jurang yang memisahkan.
Aceh adalah salah satu dari berpuluh tiang penyangga Indonesia kita,
Indonesia adalah rumah besar kita,
dan rumah tak akan kokoh
bila satu tiangnya memilih berdiri sendiri.
Aku melawan penjajah demi martabat bangsa,
bukan untuk memecah ikatan yang dirajut darah para syuhada.
Persatuan adalah kemenangan yang paling panjang umurnya,
kesatuan adalah warisan paling mulia
yang dapat kau serahkan pada generasi esok berikutnya.
Jika keadilan pernah terasa timpang,
perbaikilah dengan hikmah, bukan amarah.
Negeri ini tumbuh dari banyak luka,
namun disembuhkan oleh satu tekad:
bersama,
kita harus bangkit lebih cerdas dan kuat.
Untuk Rencong yang lebih bermartabat,
Untuk Indonesia kita yang terus berjaya.
@ Ma'ruf Abu Said Husein, Simo, 23 Desember 2025.
Komentar
Posting Komentar
http://docs.google.com/form/d/e/1FlpQLSccIIPZXwEvXGNfeQuue-SSiD5c0_eMs2LkpRjZpz22WpEG2w/viewform