TANGIS ANAK NEGERI Telah satu bulan kita saksikan, Tentang fenomena melalui media sosial kita, Tentang jalan-jalan berbagai kota di Republik kita, Tentang asap hitam yang menjulang ke angkasa, Dan tentang teriak massa yang pecah bagai gelombang, Serta, tentang suara rakyat tak lagi ditampung oleh telinga yang bebal di kursi Dewan Perwakilan. Lihatlah Tuan, disana Tubuh-tubuh itu jatuh tersungkur, Dan darah membasahi tanah pertiwi, anak bangsa gugur bukan di medan perang, melainkan di antara bambu runcing yang berganti gas air mata, Di antara batu yang diterbangkan oleh amarah yang tersulut oleh ketidak-adilan , maupun senjata yang diarahkan pada sesama anak bangsa. Lihatlah Tuan, Di sana, kepercayaan pun runtuh, bagai dinding tua dihantam badai, janji perwakilan menjadi abu, ketidakadilan menyalakan bara yang menjelma menjadi kerusuhan dan penjarahan. Lihatlah Tuan, Negeri tercintaku menangis, air matanya bercampur debu j...
RENUNGAN ATAS FAKTA DAN INTUISI PECINTA KEBIJAKSANAAN