SELAMAT MEMPERINGATI LAHIRNYA PANCASILA KITA Hari ini, 1 Juni 2026, kita mengulang nama yang sama, mengeja lima sila dengan suara khidmat, mengibarkan bendera, mengangkat tangan ke dada, seolah seluruh negeri telah selesai mencintainya. Namun mestinya Pancasila tak hanya hidup dalam upacara. Ia mestinya hidup dalam keputusan, hidup dalam keberanian berlaku adil, hidup dalam kesediaan menghormati sesama, dan hidup dalam kesanggupan menahan diri dari kerakusan berkuasa. Aku melihat, ada yang aneh negeri kita. Sebagian orang memuji Pancasila di mimbar kehirmatan, namun mengkhianatinya di balik meja kerja. Mendendangkan persatuan, sambil menebar perpecahan. Mengagungkan keadilan, sambil merawat ketimpangan. Menjunjung kemanusiaan, sambil membiarkan sesama menangis dalam luka. Aku melihat tumbuhnya kepribadian ganda di tubuh kebangsaan kita, satu wajah tersenyum di depan lambang Burung Garuda, dan wajah lainnya diam-diam mencabuti bulu-bulu Garuda tanpa rasa. Pancasila dipuja sebagai semboy...
RENUNGAN ATAS FAKTA DAN INTUISI PECINTA KEBIJAKSANAAN