TENTANG KEBENARAN KATA-KATA (By: Ma'ruf ASH)
Tak ingin aku disibukkan, untuk menimbang tentang siapa yang berbicara, hingga telinga kita tak kehilangan daya untuk menangkap kebenaran yang ada.
Mengertikah kita, bahwa mutiara tak pernah bertanya tentang siapa yang menemukannya,
dan cahaya pun tak memilih wajah, tentang siapa yang diteranginya.
Mengertikah kita, bahwa hikmah dan kebenaran justeru sering lahir dari bibir yang tak kita inginkan, sementara kesombongan tak sedikit bersembunyi di balik jubah kesalehan.
Maka dengarkanlah kata,
sebelum menilai pembawanya.
Pisahkan kebenaran dari wajah,
seperti memisahkan emas
dari lumpur yang membungkusnya.
Wahai jiwa,
jangan jadikan nama sebagai kiblat,
jangan jadikan tokoh sebagai "Tuhan",
yang dengannya membuatmu menolak cahaya, hanya karena ia datang dari tangan yang berbeda.
Kebenaran tidak menjadi salah
hanya karena diucapkan oleh orang yang berbeda,
Dan kebatilan tidak menjadi benar
hanya karena keluar dari mulut
yang kita puja.
Pergilah lebih dalam—
ke ruang sunyi dalam dada kita,
tempat ego meletakkan senjata,
dan akal bersujud
di hadapan cahaya Semesta.
Di sanalah kita akan mengerti,
yang perlu kita lihat bukan tentang siapa yang berkata,
melainkan tentang apa yang dikata,
bukan tentang Matahari yang membawa cahaya,
melainkan cahaya yang dibawa oleh Matahari.
@ Ma'ruf Abu Said Husein, Simo, 11 Agustus 2026
Komentar
Posting Komentar
http://docs.google.com/form/d/e/1FlpQLSccIIPZXwEvXGNfeQuue-SSiD5c0_eMs2LkpRjZpz22WpEG2w/viewform