BERHALA DI BALIK DO'A
Ku lihat banyak orang berdoa panjang kepada Tuhannya, tetapi yang paling sering disebut adalah dirinya sendiri, keinginannya, kepentingannya, dan kemenangan yang ingin diraihnya.
Terlihat mereka bersujud begitu khusyuk,
namun hawa nafsu diam-diam menjadi imamnya,
Untuk membimbing doa menuju dunia,
menjadikan ibadah sekedar sebagai tangga,
untuk meninggikan ego semata.
Di bibirnya lekat nama Tuhan,
Tetapi, di dadanya takhta keinginan ditancapkan.
Tasbih terus mereka putar,
tetapi cinta kepada diri
tak pernah benar-benar berhenti.
Mereka meminta Tuhan mengubah takdir untuk mereka,
namun mereka enggan membiarkan Tuhan
mengubah sesuai kehendaknya.
Ku luangkan waktu sejenak untuk berdiri memandang, walau hanya dari luar lingkaran,
Aku coba menatap dengan diam,
betapa mungkin seseorang
rajin menyembah Tuhan,
namun sepanjang waktu mereka
tak berhenti menuhankan hawa nafsu.
Barangkali kesunyian paling dalam
bukan ketika doa tak dijawab,
melainkan ketika seorang hamba
tak pernah menyadari—
siapa sebenarnya yang ia sembah
di balik seluruh kegiatan beribadah.
@ Ma'ruf Abu Said Husein, Simo, 10 Agustus 2026.
Komentar
Posting Komentar
http://docs.google.com/form/d/e/1FlpQLSccIIPZXwEvXGNfeQuue-SSiD5c0_eMs2LkpRjZpz22WpEG2w/viewform