MUHASABAH MALAM Di ujung kalender kita berdiri tanpa kembang api memancar di angkasa, Tanpa gempita petasan di udara, Tetapi sekedar jeda panjang antara doa dan duka, Sebagaimana himbauan Bupati Boyolali, Untuk hidupkan empati Desember tahun ini, Hujan turun lebih lama dari biasanya, sungai meluap melampaui ingatan, rumah-rumah hanyut bersama jadwal hidup yang tertunda. Dan berjuta telinga tak mendengar letih bumi menegur kita dengan tanpa kata, Di sebagian barat Nusantara air naik sampai ke dada sejarah, banjir bukan sekedar menenggelamkan, dan merendam beratus-ratus desa, tetapi juga perasaan yang tersimpan lama. Di Aceh, air menenggelamkan ribuan rumah, sementara kata-kata keras beredar lebih deras dari arus banjir yang tenggelam kan kota. Kata tentang luka lama yang kembali dibuka, tentang sebagian suara yang ingin berjalan sendiri, saat yang lain masih berjuang menyelamatkan anak-anak, para wanita, dari dingin malam yang menceka...
RENUNGAN ATAS FAKTA DAN INTUISI PECINTA KEBIJAKSANAAN