MENGAMBIL HIKMAH DARI SEJARAH
Dalam gelap dan pekatnya sejarah, darah pernah menetes,
tangis bangsa pecah di malam-malam kelam,
sebuah luka menggores dalam dada ibu pertiwi kita,
menyisakan jejak getir yang tak boleh dilupa.
Bukan untuk menumbuhkan benci kita mengenang,
melainkan untuk menimba hikmah dari luka sejarah,
agar waspada terjaga di relung jiwa anak-anak Bangsa,
dan persatuan tetap tegak di atas perbedaan.
Sejarah adalah guru yang bersuara lirih,
ia berkata: jangan lengah, jangan terpecah,
sebab bangsa besar tumbang bukan oleh musuh di jauh sana,
melainkan dari retak di dalam rumahnya sendiri.
Kawan, maka mari kita genggam luka itu dengan doa,
kita jadikan bara menjadi pelita,
agar cinta kepada republik ini tak berhenti menyala,
mengikat anak-anak bangsa dalam satu nadi: Indonesia merdeka,
Dan terus menjadi semakin berjaya.
@ Ma'ruf Abu Said Husein, Simo, 30 September 2025, dini hari.
Komentar
Posting Komentar
http://docs.google.com/form/d/e/1FlpQLSccIIPZXwEvXGNfeQuue-SSiD5c0_eMs2LkpRjZpz22WpEG2w/viewform