MALAM NISFU SYA'BAN Di pinggiran desa, Ku lihat Matahari perlahan tenggelam Malam pun datang beriringan, langit mulai membuka lembaran takdir, Setiap nama dipanggil dalam sunyi, Dan doa berbaris rapi di hadapan Sang Maha Suci. Inilah malam utama, Nisfu Sya’ban hadir sebagai jeda bagi jiwa-jiwa yang letih dan terluka, mengajak menimbang setiap ama-amal kita, dan memulangkan duka pada ampunan-Nya. Di antara sujud dan isak, kita belajar hidup bukan tentang panjang usia, tetapi seberapa sering berkunjung dengan taubatan nasuha. @ Ma'ruf Abu Said Husein, Simo 2 Februari 2026.
RENUNGAN ATAS FAKTA DAN INTUISI PECINTA KEBIJAKSANAAN